Tampilkan postingan dengan label normatif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label normatif. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Agustus 2016

Tugas 1
1. Jelaskan yang dimaksud toleransi beragama
2. Buatlah dua contoh praktis bentuk toleransi beragama
3. Jelaskan maksud dari surat yunus ayat 40-41
4. Baimana hukum nikah antara orang yang berbeda agama? Jelaskan dan sebutkan pula salah satu keputusan MUI sebagai dasar argumentasi anda
5. Jelaskan maksud dari pertanyaan menjadi mukmin atau kafir adalah sebuah pilihan dengan mengacu pada salah satu ayat.

Jawaban

1. Toleransi adalah tidak memaksa agama dan saling membantu satu sama lain tidak memaksa-maksakan kehendak orang lain
2.-Contoh praktis toleransi agama
-Saling enghargai
jika anda sorang berpuasa setidaknya kita jangan menggangu atau merusak puasanya
-Saling menolong
Jika da seseorang tidak bisa memberi makan kepada anaknya setidaknya kita sedikit memberi sedikit rezeky kita atau membagi makanan kepada mereka

Jumat, 26 Agustus 2016

PIDATO
Berbakti kepada Kedua Orang Tua
Assalamualaikum Wr. Wb.
Setiap manusia sudah pasti memiliki orang tua. Tidak satupun manusia yang lahir tanpa orang tua. Kita pun menyadari bahwa orang tua berkuah keringat, siang dan malam banting tulang, memeras pikiran, sekuat tenaga memperjuangkan agar anaknya bisa hidup seperti layaknya anak-anak yang lain. Karena itu saat ini ijinkan saya untuk menyampaikan betapa penting berbakti kepada orang tua.
Rekan-rekan dan para hadirin yang saya banggakan.
Alloh yang Maha Bijaksana telah mewajibkan setiap anak untuk berbakti kepada orang tuanya. Bahkan perintah untuk berbuat baik kepada orang tua dalam Al Quran digandengkan dengan perintah untuk bertauhid sebagaimana firman- Nya, Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaikbaiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil. (Al Isro: 23)
Rekan-rekan dan para hadirin yang saya cintai.
dalam Al Quran tentang keutamaan berbakti pada orang tua. Alloh Taala berfirman:
Sembahlah Alloh dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak. (An Nisa: 36).
Di dalam ayat ini perintah berbakti kepada dua orang tua disandingkan dengan amal yang paling utama yaitu tauhid, maka ini menunjukkan bahwa amal ini pun sangat utama di sisi Alloh Azza wa Jalla. Begitu besarnya martabat mereka dipandang dari kacamata syariat. Nabi mengutamakan bakti mereka atas jihad fisabilillah, Ibnu Masud berkata: Aku pernah bertanya kepada Rosululloh, Amalan apakah yang paling dicintai Alloh? Beliau menjawab, mendirikan sholat pada waktunya, Aku bertanya kembali, Kemudian apa? Jawab Beliau, berbakti kepada orang tua, lanjut Beliau. Aku bertanya lagi, Kemudian? Beliau menjawab, Jihad di jalan Alloh. (HR. Al Bukhori no. 5970).
Demikian agungnya kedudukan berbakti pada orang tua, bahkan di atas jihad fi sabililllah, padahal jihad memiliki keutamaan yang sangat besar pula.
Rekan-rekan dan para hadirin yang saya mulyakan.
Janganlah sekali-kali kita berbuat durhaka kepada orang tua. Ingatlah begitu dahsyatnya ancaman bagi siapapun yang durhaka kepada orang tua.Wahai saudaraku, Rosululloh menghubungkan kedurhakaan kepada kedua orang tua dengan berbuat syirik kepada Alloh. Dalam hadits Abi Bakrah, beliau bersabda: Maukah kalian aku beritahukan dosa yang paling besar ? para sahabat menjawab, Tentu. Nabi bersabda, (Yaitu) berbuat syirik, duraka kepada kedua orang tua. (HR. Al Bukhori)
Membuat menangis orang tua juga terhitung sebagaa perbuatan durhaka, tangisan mereka berarti terkoyaknya hati, oleh polah tingkah sang anak. Ibnu Umar menegaskan: Tangisan kedua orang tua termasuk kedurhakaan yang besar. (HR. Bukhari, Adabul Mufrod hlm 31. Lihat Silsilah Ahaadits Ash Shohihah karya Al Imam Al Albani, 2.898)
Demikian yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf jika ada perkataan yang tidak berkenan. Akhirul kalam wabillahit taufiq walhidayat wassalamu alaikum warohmatullohi wabarokaatuhu

Jumat, 19 Agustus 2016

A. iklan
a. Iklan ialah infrmasi yang disajikan lewat media massa buleting atau surat edaran yang bertujuan untuk memberitahukan atau mempromosilan suatu barang atau jasa kepada khalayak untuk kepentingan bisnis, pengumuman atau pelayanan publik  iklan terdiri atas : iklan keluarga, undangan dan pengumuman.
b. Ciri- Ciri Iklan
Agar dapat menarik perhatian khalayak, iklan memiliki ciri- ciri bahasa sebagai berikut:

1. Pilihan kata yang digunakan menarik,tepat,logis, dan sopan.

2. Pilihan kata yang digunakan memiliki sugesti bagi khalayak.

3. Pilihan kata yang digunakan menonjolakan informasi yang dipentingkan

4. Pilihan kata yang digunakan menunjukan sasaran.


B. PIDATO

1. Pengertian Pidato

·Pidato adalah suatu ucapan dengan susunan yang baik untuk disampaikan kepada orang banyak


·Pidato adalah penyampaian uraian secara lisan tentang suatu hal di depan umum (khalayak).

Hal-hal yang dinilai dalam berpidato yaitu
Intonasi suara,tatapan mata dengan audien, gerakan tubuh, cara penyampaian (dengan sikap positif atau tidak, jelas atau tidak),kemahiran dan kelancaran dalam menyampaikan pidato, materi atau isi pidato yg disampaikan.

2. Kerangka pidato (sistematika pidato)
Kerangka pidato mempunyai 3 bagian pokok, yaitu sbb:
1. Pendahuluan, biasanya berisi :
- sapaan kepada audiens (pendengar)
- ucapan salam pembuka
- ucapan syukur kepada Tuhan
- ucapan terima kasih kepada pihak terkait
- tujuan pidato
- pengantar ke arah pokok materi pidato
2. Isi: berisi gagasan-gagasan yang hendak disampaikan
3. Penutup, biasanya berisi :
- kesimpulan atau ringkasan bagian penting
- ajakan, harapan-harapan
- ucapan terima kasih dan permohonan maaf
- salam penutup .


 C. PUISI

a. Pengertian Puisi
 
Puisi adalah bentuk karya sastra dari hasil ungkapan dan perasaan penyair dengan bahasa yang terikat irama, matra, rima, penyusunan lirik dan bait, serta penuh makna.

b. Hakikat Puisi
 -
c. Unsur-Unsur Puisi 
Unsur-unsur puisi terdiri dari struktur fisik dan struktur batin puisi antara lain sebagai berikut... 
Struktur Fisik Puisi
  • Perwajahan Puisi (Tipografi), adalah bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, tepi kanan-kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. Hal tersebut menentukan pemaknaan terhadap puisi.
  • Diksi ialah pemilihat kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Karena puisi adalah bentuk karya sastra yang sedikit kata-katanya dapat mengungkapkan banyak, hal maka kata-katanya harus dipilih secermat mungkin. Pemilihan kata-kata dalam puisi erat kaitannya dengan makna, keselarasan bunyi, dan urutan kata.
  • Imaji, yaitu kata atau susunan kata yang mengungkapkan pengalaman indrawi, misalnya penglihatan, pendengaran, dan perasaan. Imaji terbagi atas tiga yakni imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual), dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil). Imaji mengakibatkan pembaca seakan-akan melihat, mendengar, dan merasakan apa yang dialami penyair.
  • Kata Konkret, adalah kata yang memungkinkan memunculkan imaji karena dapat ditangkap indera yang mana kata ini berhubungan dengan kiasan atau lambang. Seperti kata konkret "salju" dimana melambangkan kebekuan cinta, kehampaan hidup, dll, sedangkan kata kongkret "rawa-rawa" melambangkan tempat kotor, tempat hidup, bumi, kehidupan dll.
  • Gaya Bahasa, adalah penggunaan bahasa dengan menghidupkan atau meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu dengan bahasa figuratif yang menyebabkan puisi menjadi prismatis, artinya memancarkan banyak makna atau kaya makna. Gaya bahasa disebut dengan majas. Macam-macam majas yaitu metafora, simile, personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, eufemisme, repetisi, anafora, pleonasme, antitesis, alusio, klimaks, antiklimaks, satire, pars pro toto, totem pro parte, hingga paradoks
  • Rima/Irama ialah persamaan bunyi puisi dibaik awal, tengah, dan akhir baris puisi. Rima mencakup yakni: Onomatope (tiruan terhadap bunyi seperti /ng/ yang memberikan efek magis puisi staudji C. B); Bentuk intern pola bunyi (aliterasi, asonansi, persamaan akhir, persamaan awal, sajak berselang, sajak berparuh, sajak penuh, repetisi bunyi (kata), dan sebagainya; Pengulangan kata/ungkapan ritma merupakan tinggi rendah, panjang pendek, keras lemahnya bunyi. Rima sangat menonjol dalam pembacaan puisi.


Kamis, 11 Agustus 2016

PKN

Kamis, 11 agustus 2016 kami sedang melakukan presentasi materi kami masing-masing tapi pada hari ini hanya 1 kelompok saja yang naik yaitu kelompok satu karna banyak anggota kelompok belum mempunyai materi masing-masing, kami pun dimarahi oleh guru kami ia berkata bahwa kami memang tak ada niat untuk belajar sehingga kami tidak memperhatikan materi yang diberikan olehnya dan kami pun hanya bias terdiam dan mendengarkan kelompok satu untuk presentasi…

Jumat, 05 Agustus 2016

Cerpen
Pertanyaan:
1.      Siapakah pelaku utamannya?
2.      Bagaimana karakter mereka masing-masing?
3.      Siapa saja pelaku sampingannya?
4.      Bagaimana kisah awal mereka bertemu?
5.      Tuluskah hubungan cinta mereka! Apa buktinnya?
6.      Mengapa mereka harus berpisah?
7.      Bagaimana keadaan Titi Sari setelah Hari tak pernah dating lagi?
8.      Alur apa yang digunakan pengarang? Tunjukkan buktinya?
9.      Bagaimana aktifitas Titi setelah Hari tak dating lagi?
10.  Berilah alternative penyelesaian yang bersifat Happy Ending?
Jawaban
1.      Titi Sari
2.      –Titi Sari : Baik hati, lemah lembut,
-Hari Setia : Baik hati, tidak sombong, sopan.
3.      -Orang Tua Hari : Sombong, Angkuh.  –Lelaki Tua : Baik hati, sebagai penasehat
4.      Ketika Titi Sari duduk dibawah pohon tiba-tiba mobil sedan milik Hari berhenti didekat Titi Sari kemuan Hari Setia bertanya kepada Titi Sari dimana tempat penjual bensin dan Titi pergi untuk mengantarnnya.
5.      Tulus! Karena Hari tidak memandang status Titi Sari sebagai orang miskin.
6.      Karena orang tua Hari tidak menyetujui hubungan Hari Setia dan Titih Sari.
7.      Titi Sari hamper gila, ia memiliki wajah yang sangat kusam dan pucat karelah lelah menunggu Hari.
8.      Alur mundur (Tak seperti dulu, Beberapa tahun yang lalu).
9.      Titi Sari tetap menunggu Hari di bawah pohon.
10.  Hari pun dating melihat keadaan Titi Sari kemudian ia melamarnya karena orang tua Hari pun telah menyetujui hubungan Titi Sari dan Hari Setia ia pun hidup bagaia selamannya.


Kamis, 04 Agustus 2016

PKN

Hari ini hari pertama kami belajar Pendidikan Kewarganegaraan karna gurupu baru pertama kali masuk materi hari ini hanyalah  pembagian kelompok yang mana dalam satu kelompok terdiri dari delapan orang, satiap siswa harus men fotocopy buku sesuai dengan materi tersendiri yang telah di bagikan, kemudian naik untuk presentasi minggu depannya. Hanya itu sekian

Jumat, 29 Juli 2016

CERPEN


Unsur cerpen terbagi menjadi 2 yaitu unsur Instrisik (dalam) dan unsur Ekstrinsik (luar).
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyimak cerpen :
1. Tema : Hal yang mendasari inti cerita
2. Alur/plot : Jalan cerita
3. Latar/setting : Waktu, tempat, suasana
4. Amanat : Pesan
5. Penokohan : Pelaku & sifat (Tokoh & karakter)
6. Sudut pandang : Kata ganti orang (saya, aku, kami, mereka & dia)
7. Gaya bahasa : Mudah dipahami, sulit dipahami
Diberdayakan oleh Blogger.

Jumlah Pengunjung